Rabu, 22 Agustus 2018

Penyuluh Agama Hindu Non PNS Provinsi Jawa Timur Tahun 2018

NO
NAMA
JENIS KELAMIN
PENDIDIKAN
ALAMAT TUGAS
1
Wisoko Mokanjoyo, S.Sos.H., M.Pd.H
L
S2
Kabupaten Malang
2
Yuliati, S.Sos.H
P
S1
Kabupaten Malang
3
Yeni Susanti, S.Sos
L
S1
Kabupaten Malang
4
Wicaksono, S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Malang
5
Ratna, S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Malang
6
Ekam Heru Setiawan,S.Pd.
L
S1
Kabupaten Malang
7
Sumarmi, S.Ag
P
S1
Kabupaten Malang
8
Dewi Prajna Paramita, S.Ag
P
S1
Kabupaten Sidoarjo
9
Priyoko, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Blitar
10
Astiko Widiatma, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Blitar
11
Murni Lilik Megawati, S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Blitar
12
Irawan, S.Sos
L
S1
Kabupaten Blitar
13
Heru Susanto, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Blitar
14
Uvi Sulastri,S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Blitar
15
Dyah Pujining Tyastuti,S.Sos.H
P
S1
Kabupaten Blitar
16
Adhityana Windu Siwi, S.Sos.H
P
S1
Kabupaten Blitar
17
Dharmawan Bayu Kusuma, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Blitar
18
Sri Wahyuningtyas, S.Ag
P
S1
Kabupaten Madiun
19
Sumilah, S.Ag
P
S1
Kabupaten Jember
20
Ices Trihandini,S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Jember
21
Raha Winarko, S.Ag
L
S1
Kabupaten Pasuruan
22
Sistiawati, S.Sos.H
L
S1
Kabupaten Pasuruan
23
Anton,S.Sos.H
P
S1
Kabupaten Pasuruan
24
Koma Ayu Widanti,S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Pasuruan
25
Priska Daniati, S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Pasuruan
26
Puja Wasisita, S.Sos.H
P
S1
Kabupaten Pasuruan
27
Rista Noviandari Putri, S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Pasuruan
28
Eky Ariesma Tanjung, S.Si
L
S1
Kota Pasuruan
29
Kayan Widiyasa, S.Ag
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
30
Wayan Wasiyanto, S.Pd
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
31
Miswanto, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
32
Nita Dwi Gati, S.Pd
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
33
Agus Winaryanto, S.Pd
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
34
Sri Andayani, S.Ag
P
S1
Kabupaten Banyuwangi
35
Mahendra Dito Laksono,S.Pd
P
S1
Kabupaten Banyuwangi
36
Riyani,S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
37
Andik Purnomo, S.Pd
P
S1
Kabupaten Banyuwangi
38
Edi Suwito, S.Pd
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
39
Agus Setiyawan, S.Pd
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
40
Dian Sapta Susanti, S.Pd.
L
S1
Kabupaten Banyuwangi
41
Dewi Mayang Anggraini, S.Pd
P
S1
Kabupaten Banyuwangi
42
Roni Han Wasisto, M.Pd.H
L
S2
Kabupaten Banyuwangi
43
Drs. Wakimin
L
S1
Kabupaten Kediri
44
Damayanti, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Kediri
45
Endang Susanti, S.Pd
L
S1
Kabupaten Kediri
46
Ayu Wedayanti, S.Psi
P
S1
Kabupaten Kediri
47
Dami Rahayu, S.Pd.H
P
S1
Kabupaten Nganjuk
48
Teguh Widodo, S.Sos.H
L
S1
Kabupaten Lumajang
49
Astono, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Lumajang
50
Dedik Krismawanto, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Lumajang
51
Setiyawati, SPd.H
P
S1
Kabupaten Lumajang
52
Ni Made Rasmini Dewi, SE
P
S1
Kabupaten Lumajang
53
Usnul Farida, S.Ag
P
S1
Kota Mojokerto
54
Dra. Ni Wayan Sukerai
P
S1
Kota Mojokerto
55
Sujarwo, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Probolinggo
56
Astika Widya Antenggeraeni, S.Ag
P
S1
Kabupaten Probolinggo
57
Agus Adi Purnomo, S.Pd
L
S1
Kabupaten Probolinggo
58
Slamet Susandi, S.Pd
L
S1
Kabupaten Probolinggo
59
Sujarwo, S.Pd.H
L
S1
Kabupaten Probolinggo
60
Astika Widya Antenggeraeni, S.Ag
P
S1
Kabupaten Probolinggo

Minggu, 15 Juli 2018

Orientasi Implementasi Kurikulum 2013 Bagi Guru Pendidikan Agama Hindu Angkatan III




Surabaya (Bimas Hindu)– Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Menggelar Kegiatan Orientasi Implementasi Kurikulum 2013 Bagi Guru Pendidikan Agama Hindu Angkatan III, Jika Sebelumnya Kegiatan Orientasi Implementasi Kurikulum 2013 Angkatan I dan II di ikuti Oleh Guru Agama Hindu yang berstatus PNS, Berbeda halnya dengan Angkatan III yang di ikuti oleh guru pendidikan Agama Hindu yang berstatus Non PNS.
Kegiatan Orientasi K13 Angkatan III ini di laksanakan selama tiga hari di Hotel The Alana Surabaya, dimulai pada hari Rabu(11/07/2018) hingga hari jumat(13/07/2018). Peserta yang di ikutsertakan dalam kegiatan orientasi ini merupakan Guru Pendidikan Agama Hindu yang yang berstatus GTT ( Guru Tidak Tetap), dengan jumlah peserta 40 orang.
Kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaanya pada tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah rintisan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 pasal 4, dinyatakan bahwa: Satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah dapat melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 paling lama sampai dengan tahun pelajaran 2019/2020. Untuk itu pemerintah memberikan waktu selambat-lambatnya untuk mempersiapkan Kurikulum 2013 hingga tahun 2020. Berdasarkan hal ini lah Bimas Hindu Kantor Kementarian Agama Provinsi Jawa Timur mempersiapkan Guru Agama Hindu untuk lebih siap dalam melaksanakan Kurikulum 2013.
Kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari ini berjalan dengan lancar hingga penutupan acara yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Syamsul Bahri, M.Ag. Dalam kesempatan ini beliau mengatan bahwa fungsi seorang guru sangatlah vital, Seorang Guru merupakan orang yang harus bener – benar paham dengan bidang yang di ajarnya, apalagi bidang yang diajarnya adalah ilmu agama, maka paling tidak seorang guru harus mempunyai tiga hal; Pertama seorang guru harus memahami teologi agama, kedua setelah memahami tentang teologi agama seorang guru juga wajib memahami sosiologi agama, yang ketiga dilengkapi dengan filosofi agama. Ketika seorang guru memiliki nilai-nilai seperti di atas besar kemungkinan bisa mentransfer ilmu agama yang benar kepada para anak didiknya. Apalagi dalam Kurikulum 2013 ada empat aspek penilaian yaitu keterampilan (KI-4);pengetahuan (KI-3);sosial (KI-2); dan spiritual (KI-1). Untuk itu seorang guru harus lebih bijak dalam berinteraksi dan menilai  anak didiknya.
Setelah memberikan pengarahan – pengarahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Syamsul Bahri, M.Ag. secara resmi menutup kegiatan dengan di sertai foto bersama dengan peserta Orientasi Kurikulum 2013.